Safari Dakwah Gen-Hi Community Bersama Sahabat Kemanusiaan
Belajar dari Perjalanan Seorang Mualaf: Mencari Kebenaran dengan Ilmu dan Kejujuran
Amarapura, Sabtu, 31 Oktober 2026 — Masjid Darussalam Amarapura menjadi tempat berlangsungnya kegiatan Safari Dakwah yang diselenggarakan oleh Gen-HI Community bersama Sahabat Kemanusiaan, berkolaborasi dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Darussalam Amarapura, pada Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 12.00 WIB ini menghadirkan Koh Dondy Tan sebagai pemateri dengan mengangkat tema “Belajar dari Perjalanan Seorang Mualaf: Mencari Kebenaran dengan Ilmu dan Kejujuran.”
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat dengan dihadiri lebih dari 170 jamaah laki-laki dan perempuan. Para peserta berasal dari warga Komplek Amarapura, masyarakat dari luar Komplek Amarapura, serta perwakilan Majelis Taklim (MT) di sekitar wilayah Amarapura.
Kehadiran jamaah dari berbagai lingkungan tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dan tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan dakwah serta menambah wawasan keislaman.
Sambutan dan Dukungan Masyarakat
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Ketua DKM Masjid Darussalam Amarapura, H. Harianto, serta Ketua RW 05, H. Nurodin, S.E.
Keduanya menyampaikan dukungan dan apresiasi atas terselenggaranya Safari Dakwah serta menyambut baik kehadiran Koh Dondy Tan di Masjid Darussalam Amarapura.
Dukungan tersebut menjadi wujud kebersamaan antara pengurus masjid, lingkungan masyarakat, dan komunitas dakwah dalam menghadirkan kegiatan keagamaan yang bermanfaat bagi umat.
Diharapkan kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya menghidupkan syiar Islam, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menghadirkan kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Mengenal Sosok Koh Dondy Tan
Dondy Tan Susanto, yang dikenal dengan sapaan Koh Dondy Tan, merupakan seorang pendakwah, aktivis dakwah, dan pemerhati kajian perbandingan agama.
Lahir dan tumbuh dalam keluarga keturunan Tionghoa dengan latar belakang Kristen Protestan, perjalanan beliau mengenal Islam merupakan proses pencarian yang panjang.
Ketertarikannya mempelajari Islam salah satunya berawal dari keputusan sang ayah yang lebih dahulu memeluk Islam pada tahun 2007. Peristiwa tersebut menjadi salah satu titik awal yang mendorong beliau untuk mempelajari dan menelusuri ajaran Islam lebih jauh.
Dalam proses pencariannya, beliau mendalami kitab suci, mengikuti kajian perbandingan agama, serta mempelajari berbagai diskusi dan pemikiran tokoh seperti Syekh Ahmad Deedat dan Dr. Zakir Naik.
Proses belajar dan penelitian tersebut berlangsung selama kurang lebih tujuh tahun, hingga akhirnya beliau memutuskan memeluk Islam pada 25 Juli 2014.
Setelah menjadi muslim, Koh Dondy Tan aktif dalam kegiatan dakwah melalui media sosial, YouTube, dialog perbandingan agama, serta pembinaan dan pendampingan mualaf, termasuk melalui kegiatan dakwah bersama Yayasan Pembina Mualaf At-Tauhid.
Perjalanan tersebut memberikan gambaran bahwa hidayah merupakan anugerah Allah SWT yang dapat hadir melalui berbagai jalan, sementara kesungguhan dalam mencari ilmu menjadi bagian penting dalam proses mengenal dan memahami kebenaran.
Menggali Kebenaran Melalui Ilmu dan Pengalaman
Dalam penyampaian materinya, Koh Dondy Tan berbagi pengalaman dan pandangan mengenai perjalanan mengenal Islam serta pentingnya mencari kebenaran dengan ilmu, keterbukaan hati, dan kejujuran.
Salah satu pembahasan mengangkat fenomena hubungan dan pernikahan beda agama serta berbagai konsekuensi yang dapat muncul dalam kehidupan rumah tangga, terutama berkaitan dengan keyakinan pasangan, pendidikan agama anak, dan masa depan keluarga.
Beliau mengingatkan bahwa pernikahan bukan semata-mata tentang rasa saling mencintai, tetapi juga menyangkut komitmen, tanggung jawab, dan prinsip kehidupan yang perlu dipertimbangkan sejak awal.
Pembahasan kemudian berlanjut pada pengenalan sejarah kitab suci, khususnya mengenai Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, Tanakh, serta Septuaginta.
Pemateri juga mengajak jamaah memahami pentingnya memperhatikan konteks ayat dalam mempelajari suatu kitab, bukan hanya mengambil potongan kalimat tanpa memahami latar belakang dan keseluruhan pembahasannya.
Selain itu, dibahas pula sejumlah istilah keagamaan yang memiliki kemiripan penyebutan tetapi belum tentu memiliki pengertian dan konsep teologis yang sama. Kajian selanjutnya mulai mengarah pada konsep Trinitas dalam tradisi Kristen.
Melalui pemaparan tersebut, jamaah diajak untuk terus memperdalam ilmu agama, memperkuat pemahaman akidah, serta menyikapi perbedaan keyakinan dengan pengetahuan dan kebijaksanaan.
Dakwah yang Beriringan dengan Kepedulian Kemanusiaan
Selain menjadi sarana menambah wawasan keislaman, kegiatan Safari Dakwah ini juga membawa pesan kepedulian sosial.
Jamaah dan masyarakat diajak untuk menyalurkan infaq terbaik guna membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana di berbagai wilayah Indonesia.
Ajakan ini menjadi pengingat bahwa dakwah tidak hanya diwujudkan melalui penyampaian ilmu, tetapi juga melalui kepedulian dan tindakan nyata untuk membantu sesama.
Semangat berbagi dan kepedulian kemanusiaan diharapkan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga keberadaan kegiatan dakwah juga memberikan manfaat sosial yang lebih luas.
Menebarkan Ilmu, Menguatkan Iman, dan Menumbuhkan Kepedulian
Terselenggaranya Safari Dakwah ini menjadi wujud kolaborasi dan kebersamaan antara Gen-HI Community, Sahabat Kemanusiaan, DKM Masjid Darussalam Amarapura, serta dukungan masyarakat setempat.
Antusiasme lebih dari 170 jamaah yang hadir menjadi salah satu gambaran bahwa kegiatan keagamaan seperti ini memiliki tempat penting dalam kehidupan masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai pertemuan dan kajian sesaat, tetapi menjadi motivasi bagi jamaah untuk terus belajar, memperdalam pemahaman agama, menjaga akidah, serta mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Perjalanan hijrah Koh Dondy Tan menjadi salah satu pengingat bahwa pencarian hidayah membutuhkan kesungguhan, keberanian untuk belajar, dan keterbukaan hati dalam menerima kebenaran.
Mencari kebenaran dengan ilmu, menguatkan iman dengan pemahaman, dan menebarkan kebaikan melalui kepedulian.
Semoga setiap ikhtiar dakwah, ilmu yang disampaikan, dan infaq yang dititipkan menjadi amal kebaikan yang membawa manfaat serta keberkahan bagi umat.
DKM MASJID DARUSSALAM AMARAPURA
Hadir, belajar, dan syiarkan dakwah. Bersama menebar manfaat untuk sesama.
- Admin Darussalam
- safaridakwah
- Bagikan :
